Profil Sistem Kesehatan

Pusat Studi Sistem Kesehatan dan Inovasi Pendidikan Tenaga Kesehatan yang didirikan berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 35/UN6.C/Kep/KP/2018 merupakan wadah bagi kelompok keilmuan dan kepakaran dalam lingkup sistem kesehatan, namun tidak terbatas untuk kelompok keilmuan dan kepakaran lainnya yang secara ferinitif tidak ternaungi oleh pusat studi lainnya di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Tugas pokok dan fungsi Pusat Studi Sistem Kesehatan dan Inovasi Pendidikan Tenaga Kesehatan adalah mengelola riset dan pengabdian masyarakat (termasuk pengendalian mutunya) yang dihasilkan oleh kelompok keilmuan dan kepakaran yang berada dibawah naungannya sebagai penunjang pelaksanaan tugas Fakultas Kedokteran.

Kelompok keilmuan dan kepakaran dibawah Pusat Studi Sistem Kesehatan dan Inovasi Pendidkan Tenaga Kesehatan (Pusdi SKIP-Nakes) antara lain:

1. Pusat Studi Community Health and Wellness

2. Pusat Studi Neuromuscular Neurobehavior & Special Sense

3. Pusat Studi Kesehatan Reproduksi

4. Pusat Studi Health Technology

5. Pusat Studi Sistem Kesehatan

6. Pusat Studi Dermatomusculoskeletal

7. Pusat Studi Cardiovascular

8. Pusat Studi Genitorinary

9. Pusat Studi Gastroinstentinal

10. Pusat Studi Edge Medicine

 

Berbagai Riset dan Pengabdian Masyarakat yang sedang atau pernah dijalankan antara lain :

Riset dan PKM yang bekerjasama dengan University Otago, New Zealand, Utrech Univercity, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Kota Bandung, Dinas Kesehatan Garut, B! Organizer (PT Daya Bimitra Konvesia). Selain kegiatan riset  dan pengabdian masyarakat Pusat Studi Sistem kesehatan dan Inovasi Pendidikan Tenaga Kesehatan juga mengelola kerjasama dalambentuk konsultan dan narasumber terutama untuk Pemerintah Daerah melalui koordinasi dengan Departemen dan atau Program Studi diantaranya kegiatan Pelatihan Training of Tutor(TOT) dan Training Of Instructor (TOI).

 

 Health system menurut WHO adalah semua kegiatan yang tujuan utamanya untuk meningkatkan,  mengembalikan dan memelihara kesehatan (WHO, 2009)

 Tujuan utama sistem kesehatan, yaitu:

1. Peningkatan status kesehatan

2. Perlindungan resiko: universal coverage

3. Kepuasan publik

 

žMisi : menyelenggarakan, memfasilitasi dan mengkoordinasikan penelitian serta pengabdian masyarakat terintegrasi di bidang sistem dan kebijakan kesehatan.
Visi : menjadi pusat yang menempatkan keunggulan riset di bidang sistem dan kebijakan kesehatan untuk kemaslahatan masyarakat guna mendorong daya saing bangsa.
        

 

žSKN = suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya Bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung, guna menjamin
derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai perwujudan kesejahteraan umum seperti dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945.
 
 

 TUJUAN SKN

  • žterselenggaranya pembangunan kes
  • žoleh semua potensi bangsa -> —Masy, swasta, pemerintah
  • žsecara sinergis
  • žberhasil-guna dan berdaya-guna,
  • žtercapai derajat kes masy setinggi-tingginya.

 

SUB-SISTEM SKN

  • žUPAYA KESEHATAN
  • žLITBANG
  • žPEMBIAYAAN
  • žSUMBER DAYA MANUSIA
  • žFARMASI, ALKES, MAKANAN
  • žMANAJEMEN, INFORMASI, REGULASI
  • žPEMBERDAYAAN MASYARAKAT

 

SUBSISTEM UPAYA KESEHATAN

  • žUpaya kesmas =
  • —Kegiatan meningkatkan kes di masyarakat.
  • Promosi kesehatan, pemberantasan peny menular, kes jiwa, penyehatan ling, dll.
  • žUpaya kes perorangan =
  • —Kegiatan meningkatkan dan memulihkan kes perorangan.
  • Promosi kes, pengobatan rawat jalan, pengobatan rawat inap, pemulihan kecacatan perorangan.

 

 

 

 

Sekretariat PUSDI Sistem Kesehatan

Alamat Sekretariat Sistem Kesehatan

Ketua Pusat Studi : Dr. Guswan Wiwaha, dr., MM

 

Lantai 5 Wing Selatan Gedung Rumah Sakit Pendidikan UNPAD

Jalan Eyckman No. 38 Bandung

Team / Staff Sistem Kesehatan

  • Guswan Wiwaha, dr., MM
    Kepala Pusat Studi